Masuk

Detail Guru

Foto KH. Munawwar Ghazali

KH. Munawwar Ghazali

MELAYU ILIR, MARTAPURA TIMUR, KALIMANTAN SELATAN
Dikontribusikan oleh
Admin Syaikhuna

Tentang Guru

Biografi KH. Munawwar Ghazali (Guru Kubah): Ulama Kharismatik dari Martapura

KH. Munawwar Ghazali, atau yang di kalangan masyarakat lebih akrab disapa Guru Kubah atau Guru Munawwar, merupakan salah satu ulama kharismatik Martapura saat ini. Berasal dari Kampung Melayu Ilir, sosok beliau sangat dicintai umat karena mewarisi keilmuan dan akhlak mulia dari para leluhurnya.

Kelahiran dan Nasab Mulia

Guru Kubah lahir pada hari Sabtu, 10 Juli 1971 di Desa Melayu Ilir, Martapura. Beliau memiliki nasab keilmuan dan pertalian darah yang sangat kuat, mengalir dari dua ulama besar tanah Banjar.

  • Dari Jalur Ayah: KH. Munawwar bin Tuan Guru H. Ahmad Ghazali bin Aminah binti Syekh Abdullah Khatib bin H. Muhammad Saleh bin Khalifah Hasanuddin bin Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari (Datu Kelampayan).

  • Dari Jalur Ibu: KH. Munawwar binti Aliyyatul Makkiyah binti Siti Maryam binti Syekh Muhammad Kasyful Anwar.

Riwayat Pendidikan: Paduan Formal dan Bimbingan Langsung

Perjalanan dakwah Guru Munawwar sangat erat kaitannya dengan latar belakang pendidikan beliau yang kuat. Secara total, beliau menempuh pendidikan formal selama 14 tahun dengan rincian:

  1. Madrasah Ibtidaiyah Izharul Ulum (di bawah pimpinan KH. Abdan) selama 5 tahun.

  2. Pondok Pesantren Darussalam Martapura selama 9 tahun.

Selain pendidikan formal, kecerdasan Nawar—panggilan akrab beliau sewaktu kecil—juga ditempa melalui pendidikan non-formal dan majelis taklim. Beliau belajar membaca Al-Qur'an langsung dari sang ayah, KH. Ahmad Ghazali.

Untuk memperdalam ilmu agama, beliau mengaji dan mengambil sanad keilmuan dari para masyaikh besar di Kabupaten Banjar, di antaranya:

  • Syekh Ahmad Royani (Pesayangan)

  • Syekh Muhammad Zaini bin Abdul Ghani (Abah Guru Sekumpul)

  • Al-Mukarram KH. Semman Mulia

Selain itu, beliau juga mengambil ijazah keilmuan dari para Habaib dan Ulama, baik di dalam negeri maupun saat melaksanakan ibadah haji dan umrah di Tanah Suci.

Memulai Dakwah Sejak Usia Belia

Kecerdasan dan kematangan spiritual Guru Kubah sudah terlihat sejak kecil. Di usia 19 tahun, saat masih duduk di bangku kelas 3 Tsanawiyah, beliau sudah mulai berdakwah.

Momen bersejarah ini bermula ketika ayahanda beliau mulai sakit-sakitan. Sang ayah secara langsung menunjuk beliau untuk menggantikan posisinya mengajar di majelis yang bertempat di rumah Syekh Muhammad Kasyful Anwar. Bahkan ketika ayahandanya berpulang ke Rahmatullah, Guru Munawwar tidak berputus asa, melainkan semakin bersemangat menuntut ilmu di Pondok Pesantren Darussalam dan meneruskan tongkat estafet dakwah.

Kepribadian dan Akhlak: Dakwah Bil Hal

Dalam buku “Biografi Guru Kubah” karya Ahmad Sirojudin, dijelaskan bahwa watak dan keseharian Guru Munawwar merupakan cerminan dari akhlak mulia Nabi Muhammad SAW serta para leluhurnya. Kepribadian ini menjadi wujud nyata dakwah bil hal (dakwah melalui perbuatan) yang menjadi daya tarik tersendiri bagi para murid dan pecintanya.

Berikut adalah 10 sifat dan kepribadian luhur Guru Kubah:

  1. Lembut dan penyayang terhadap sesama.

  2. Dermawan dan ringan tangan dalam membantu.

  3. Istiqamah dalam ibadah dan mengajarkan ilmu.

  4. Berjiwa kepemimpinan yang mengayomi umat.

  5. Selalu mengedepankan tawakal dan ikhtiar.

  6. Penyabar dalam menghadapi berbagai ujian.

  7. Tawadhu (rendah hati) di hadapan siapa pun.

  8. Zuhud (tidak terikat dengan kecintaan duniawi).

  9. Wara' (sangat berhati-hati menjaga diri dari perkara syubhat atau haram).

  10. Memiliki sifat Idkhalus Surur (selalu gemar membahagiakan orang lain).

Jadwal Rutinan

Punya data guru, majelis, amalan atau catatan pengajian?

Jadilah Kontributor Syaikhuna dan bantu memperkaya data dakwah di Kalimantan.

Program Kontributor