Informasi

Masuk

Amalan

Zikir Sepuluh Hari Pertama di bulan Dzulhijjah

Amalan KH Husin Naparin, sanadnya dari kakak angkat beliau, Syekh Husni Tamrin (Sekretaris Pribadi Syekh Muhammad Yasin Al-Fadani), dari Syekh Yasin, terus ke atas sampai Rasulullah SAW. Barangsiapa membacanya 10 kali setiap hari pada 10 hari pertama bulan Dzulhijjah, diampunkan dosa-dosanya yang terdahulu dan yang akan datang.

لَا إِلَٰهَ إِلَّا ٱللّٰهُ عَدَدَ ٱلدُّهُورِ، لَا إِلَٰهَ إِلَّا ٱللّٰهُ عَدَدَ أَمْوَاجِ ٱلْبُحُورِ، لَا إِلَٰهَ إِلَّا ٱللّٰهُ عَدَدَ ٱلنَّبَاتِ وَٱلشَّجَرِ، لَا إِلَٰهَ إِلَّا ٱللّٰهُ عَدَدَ ٱلْقَطْرِ وَٱلْمَطَرِ، لَا إِلَٰهَ إِلَّا ٱللّٰهُ عَدَدَ لَمْحِ ٱلْعُيُونِ، لَا إِلَٰهَ إِلَّا ٱللّٰهُ خَيْرٌ مِمَّا يَجْمَعُونَ، لَا إِلَٰهَ إِلَّا ٱللّٰهُ مِنْ يَوْمِنَا هَٰذَا إِلَىٰ يَوْمِ يُنْفَخُ فِي ٱلصُّورِ

Artinya:

"La ilaha illallah sebanyak bilangan masa, La ilaha illallah sebanyak bilangan ombak di laut, La ilaha llallah sebanyak bilangan pepohonan & tumbuh- tumbuhan, La ilaha illallah sebanyak bilangan tetesan embun dan hujan, La ilaha illallah sebanyak bilangan lirikan mata, La ilaha llallah lebih baik dari apa yang mereka kumpulkan, La ilaha Ilallah sejak hari ini sampai ditiup sangkakala"

Dibaca 10 kali pada waktu 10 Hari Pertama Dzulhijjah
Sholawat Miftah

Disebutkan oleh Habib Zain bin Ibrahim bin Sumaith dalam kitab Al-Nujum Al-Zahirah : Bentuk shalawat ini adalah milik Al-Habib Al-Imam Ali bin Al-Habsyi. Beliau berkata Shalawat ini terbukti telah bermanfaat untuk bermimpi bertemu Nabi Saw. Jemaah kami telah mencobanya, dan mereka melihat Nabi Saw. Karena itu, hendaknya seseorang membaca shalawat ini setiap hari semampunya tanpa hitungan tertentu.

اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ مِفْتَاحِ بَابِ رَحْمَةِ اللهِ، عَدَدَ مَا فِي عِلْمِ اللهِ، صَلاَةً وَسَلاَمًادَائِمَيْنِ بِدَوَامِ مُلْكِ اللهِ

Artinya:

"Ya Allah, berikanlah rahmat dan salam kepada pemimpin kami Nabi Muhammad dan juga para keluarga beliau, beliau merupakan kunci rahmat Allah, rahmat dan salam sebanyak sesuatu yang berada dalam pengetahuan Allah, rahmat dan salam yang selamanya tercurah dengan kesenantiasaan kerajaan Allah."

Dibaca 100 kali pada waktu Seharian
Bacaan Malam Hari Raya

Ijazah umum untuk dibaca pada malam Hari Raya Aidil Fitri atau Aidil Adha sebanyak 100 kali, maka pahalanya seperti melaksanakan Ibadah seumur hidup. (Habib Abdullah Bin Abdul Qadir Bilfagih)

سُبْحَانَ اللّٰهِ الْحَيِّ الْقَيُّوْمِ الَّذِيْ لَا يَمُوْتُ رَبِّ اغْفِرْلِي
Dibaca 100 kali pada waktu Malam Hari Raya
Bacaan Pagi 2 Hari Raya

Sangat baik dibaca pagi-pagi sebelum shalat 'ied, pada setiap Hari Raya Idul Fitri dan Hari Raya Idul Adha. Barangsiapa membaca istighfar di Hari Raya sesudah sholat subuh sebanyak 100 kali, dihapus dosa-dosanya dan selamat di negri akhirat dari azab api neraka. Siapa yang membaca Subhanallah Wabihamdih di hari raya 100 kali waktunya terserah asalkan di hari raya, kalau bisa sesudah Sholat Subuh, hadiahkan pahalanya kepada orang yang meninggal. Maka semua orang yang dikubur nanti akan membela kita dan memintakan Rahmat dan Sorga kepada Allah, apabila dibaca 300 kali maka masuk 1000 Nur kesetiap kubur yang dihadiahi dan Allah juga menyiapkan 1000 Nur untuk kuburnya.

١) أَسْتَغْفِرُ اللهَ الْعَظِيمَ الَّذِي لَا إِلَهَ إِلَّا هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّومُ وَأَتُوْبُ إِلَيْهِ (×١٠٠) . ٢) سُبْحَانَ اللهِ وَبـِحَمْدِهِ (×٣٠٠) . ٣) اَلّلهُـمَّ إِنِّى أَهْدَيْتُ ثَوَابَ هٰذِهِ التَّسْبِـيْـحَاتِ لِأَمْوَاتِ اْلـمُسْلِمِيْنَ وَاْلـمُسْلِمَاتِ (×٣) . ٤) لَاإِلٰـهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ ، لَهُ اْلـمُلْكُ وَلَهُ اْلحَـمْدُ يـُحْيِ وَيـُمِـيْتُ وَهُوَ حَيٌّ لَايـَمُوْتُ بِـيَدِهِ اْلخَـيْـرُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَئٍ قَدِيْـرٌ (×٤٠٠)
Dibaca 1 kali pada waktu Ba'da Shubuh
Sholawat Mengharapkan Husnul Khatimah

Barangsiapa mengekali membaca akan dia tiap-tiap ba'da sholat maghrib 10 kali, InsyaAllah mendapat ia akan husnul khatimah (Senjata Mukmin)

اَللّٰهُمَّ صَلِّ عَلٰى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلٰى آلِهِ وَصَحْبِهِ بِعَدَدِ كُلِّ مَا جَرَى بِهِ الْقَلَمُ
Dibaca 10 kali pada waktu Ba'da Maghrib
Sholawat Fatih

Sholawat dari Imam Muhammad bin Abi Al-Hasan Al-Bakri, sangat baik dibaca setiap malam sebanyak yang disuka

اللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ، اَلْفَاتِحِ لِمَا أُغْلِقَ، وَالْخَاتِمِ لِمَا سَبَقَ، نَاصِرِ الْحَقَّ بِالْحَقِّ، وَالْهَادِي إِلَى صِرَاطِكَ الْمُسْتَقِيْمِ، وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ، حَقَّ قَدْرِهِ وَمِقْدَارِهِ العَظِيْمِ

Artinya:

"Ya Allah limpahkanlah sholawat, salam, dan keberkahan kepada junjungan kami, Nabi Muhammad SAW, pembuka apa yang terkunci, penutup apa yang telah lalu, pembela yang hak dengan yang hak, dan petunjuk kepada jalan yang lurus. Semoga Allah melimpahkan sholawat kepadanya, keluarga dan para sahabatnya dengan hak derajat dan kedudukannya yang agung"

Dibaca 1 kali pada waktu Setiap Malam
Faedah Surah At Taubah ayat 128-129

Di Sebutkan Dalam Kitab "Imam As-Showi" (Hasyiyah al-Shawi 'ala Tafsir al-Jalalain) : Siapa Yang Membaca Surah At-Taubah 2 Ayat Ini Maka Dia Aman Dari Pada Perkara-perkara Yang Dia Benci Dan Selama Dia Membaca Itu Dia Tidak Mati Kalau Sampai Umur Dia Tidak Ingat Membaca Itu (Allah Lupakan Dia), Kalau Kita Baca Subuh Aman Sampai Maghrib, Tapi Kalau Kita Baca Maghrib Aman Sampai Subuh.

لَقَدْ جَاۤءَكُمْ رَسُوْلٌ مِّنْ اَنْفُسِكُمْ عَزِيْزٌ عَلَيْهِ مَا عَنِتُّمْ حَرِيْصٌ عَلَيْكُمْ بِالْمُؤْمِنِيْنَ رَءُوْفٌ رَّحِيْمٌ (١×) . فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُلْ حَسْبِيَ اللّٰهُ لَآ اِلٰهَ اِلَّا هُوَۗ عَلَيْهِ تَوَكَّلْتُ وَهُوَ رَبُّ الْعَرْشِ الْعَظِيْمِ (٧×)

Artinya:

"Sungguh, benar-benar telah datang kepadamu seorang rasul dari kaummu sendiri. Berat terasa olehnya penderitaan yang kamu alami, sangat menginginkan (keimanan dan keselamatan) bagimu, dan (bersikap) penyantun dan penyayang terhadap orang-orang mukmin. Jika mereka berpaling (dari keimanan), katakanlah (Nabi Muhammad), “Cukuplah Allah bagiku. Tidak ada tuhan selain Dia. Hanya kepada-Nya aku bertawakal dan Dia adalah Tuhan pemilik ‘Arasy (singgasana) yang agung.”"

Dibaca 1 kali pada waktu Pagi & Petang
Bacaan Ketika Sakit

Barangsiapa membaca akan dia kemudian mati ia didalam sakitnya itu, niscaya lepas ia daripada fitnah kubur dan jika sembuh ia daripada sakitnya itu niscaya diampuni dosanya. (Senjata Mukmin)

لَا إِلٰهَ إِلَّا اللَّهُ وَاللَّهُ أَكْبَرُ، لَا إِلٰهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، لَا إِلٰهَ إِلَّا اللّٰهُ الْمَلِكُ الْحَقُّ الْمُبِيْنُ لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ، لَا إِلٰهَ إِلَّا اللَّهُ وَلَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللّهِ الْعَلِيِّ الْعَظِيمِ. قُلْ هُوَ اللَّهُ أَحَدٌ (١٠٠×) لَا إِلٰهَ إِلَّا أَنْتَ سُبْحَانَكَ إِنِّي كُنْتُ مِنَ الظَّالِمِينَ (٤٠×)
Dibaca 1 kali pada waktu Sakit
DO’A BERBUKA PUASA

Cara berbuka puasa oleh Guru Sekumpul : Ambil kurma, ucap بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ, pandang kurma itu dari Nur Muhammad, kemudian berdo'a Ya Allah berkahi ulun di bulan ramadhan dan berkahi umur ulun (atau doa lainnya sesuai hajat karena waktu mustajab do'a pada saat berbuka puasa), baca do'a makan seperti biasa lalu makan itu kurma, baru baca do'a buka puasa yang pertama, kemudian minum air putih, baru baca do'a buka puasa yang kedua.

اَللّٰـهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَبِكَ آ مَـنْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ بِرَحْـمَتِكَ يَا اَرْحَمَ الرَاحِمِيْنَ (١) اَللّٰـهُمَّ ذَهَبَ الظَّمَأُ وَابْــتَلَّتِ الْعُرُوْقُ وَثَـبـَتَ اْلأَجْرُ إِنْ شَآءَ اللهُ. اَلّٰلهُمَّ إِنِّيْ أَسْأَلُكَ بِرَحْـمَـتِكَ الَّتِيْ وَسِعَتْ كُلَّ شَيْءٍ أَنْ تَـغْـفـِرَ لِيْ ذُنُـوْبِـيْ (٢)

Artinya:

"1). Ya Allah karena-Mu lah aku berpuasa dan dengan Engkaulah aku beriman dan atas rezeki-Mu lah aku berbuka dengan rahmat-Mu wahai yang pengasih dan penyayang. 2). Ya Allah Telah hilang dahaga, dan telah basah tenggorokan, dan telah ditetapkan pahala insya Allah.Ya Allah, aku memohon kepada-Mu dengan rahmat-Mu yang meliputi segala sesuatu, agar Engkau mengampuni dosaku."

Dibaca 1 kali pada waktu Berbuka Puasa
DIBACA SETIAP AKAN BERBUKA PUASA

Do’a ini dbaca 3x setiap akan berbuka puasa, maka orang yang membacanya seolah-olah mendapatkan malam “Lailatul Qadar“. (Idrus H.Alkaff, Ilmu Hikmah Nabawi, hal.21)

لآ اِلٰهَ اِلَّا اللهُ اْلحَلِيْمُ اْلكَرِيْمُ سُبْحَانَ اللهِ رَبُّ السَّمٰوَاتِ السَّبْعِ وَرَبُّ اْلعَرْشِ اْلكَرِيْمِ
Dibaca 3 kali pada waktu Berbuka Puasa